Warta Batam:

Warta Kepri:

Regional Expose:

Senin, 10 Desember 2012

Penyelundup Intimidasi Petugas Bea Cukai Batam

BATAM, KOMPAS.com - Sejumlah petugas Bea Cukai di Pelabuhan Sekupang, Batam, diduga dintimidasi. Intimidasi terkait dugaan penyelundupan barang dalam 17 peti kemas dan 3.140 paket lewat KM Kelud.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penindakan Kantor Bea dan Cukai Batam, Kunto Prasti mengatakan, sejumlah petugas memang mendapat ancaman lewat layanan pesan singkat. Namun, ancaman-ancaman itu tidak dihiraukan. "Kami anggap lelucon akhir tahun," ujarnya, Selasa (4/12:2012) di Batam, Kepulauan Riau.
Dugaan ancaman tidak hanya lewat pesan singkat. Saat 17 peti kemas akan dimasukkan ke KM Kelud, para petugas dibentak dan didorong-dorong. "Untuk mencegah situasi berkembang lebih buruk, diputuskan pencegahan di pelabuhan tujuan. Bukan diloloskan, tetapi penindakan yang disesuaikan dengan situasi lapangan. Dalam beberapa kasus lain, langkah itu dilakukan," ujarnya.
Seperti diberitakan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menyita 17 peti kemas dan 3.140 paket yang diangkut KM Kelud. Barang-barang dimuat di Batam pada 31 Oktober 2012 dan tiba di Jakarta pada 2 November 2012.
Seluruh barang ditaksir bernilai Rp 500 miliar. Negara diduga rugi Rp 100 miliar karena barang-barang itu tidak dibayar pajaknya.
Editor :
Rusdi Amral

0 komentar:

Posting Komentar